Pelaku Utama Kasus Pembunuhan Aris Masih Misteri

0
1486

iKLAN 1-2Re Iklan iZaura

Ucapan Selamat

Kobarnews, Pangkalan Bun – Polres Kotawaringin Barat (Kobar), Selasa (16/05) menggelar Rekonstruksi kasus pembunuhan sadis yang terjadi Jalan Paleleng RT 01 Desa Batu Belaman, Kecamatan Kumai, pada Tanggal 08 April 2017 lalu, dengan korban jiwa seorang pemuda bernama Aris Dewantoro (26).

Dalam rekonstruki sedikitnya ada 14 reka adegan yang diperagakan pelaku MH, saat menghabisi nyawa korban.

Namum, pelaku utama dari kasus pembunuh ini masih buron dan hanya tersangka MH yang memperagakan adegan rekonstruksi karena, tersangka hingga saat ini masih bungkam tentang keterlibatan pelaku lain dan bersikukuh kalau pembunuhan tersebut dilakukannya seorang diri.

Kapolsek Kumai AKP Hendri, yang turut memantau langsung jalannya proses rekonstruksi menjelaskan, ada 4 orang saksi yang di hadirkan dari total 5 orang  saksi yang diundang, semuanya menyebutkan pelakunya lebih dari satu orang, termasuk saksi seorang perempuan yang merupakan saksi kunci (teman korban), mereka menyebutkan pelaku lebih dari satu orang.

“Ada 14 adegan yang diperagakan sedangkan adegan inti yaitu adegan ke 6 sampai 14 itu jelas melibatkan 2 orang,” kata Kapolsek Kumai kepada awak media.

Rekonstruksi ini dilakukan untuk mencari bukti-bukti baru sekaligus mengungkap keterlibatan pelaku lain. meskipun, tersangka MH, bersikeras hanya melakukan perbuatannya sendiri.

“Intinya kami dari penyidik berdasarkan fakta-fakta dilapangan, menyebutkan ada  2 orang (pelaku), jadi untuk yang satunya (pelaku lain) sampai saat ini masih dalam proses penyidikan lebih lanjut,” ungkapnya.

Artinya tidak menutup kemungkinan tersangka bisa bertambah jadi dua orang bahkan lebih semua tergantung pada bukti-bukti yang ditemukan dilapangkan. Atas perbuatannya, tersangka MH, dijerat dengan pasal 340 KUHP Tentang Pembunuhan berencana dengan ancaman pidana Mati atau hukuman kurungan maksimal 20 tahun masa kurungan penjara. (Igo/One).

2017-04-04 10.38.54benner 2

TINGGALKAN KOMENTAR